Mengelola Strategi Pembelajaran di Tengah Keterbatasan Waktu

Ni Luh Putu Eka Widya Astiti, S.Pd.SD, guru dari SD Negeri 6 Padangsambian, menyampaikan pengalamannya setelah mengikuti diklat yang berfokus pada penjabaran strategi dalam proses pembelajaran. Menurut beliau, pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana guru dapat mengatur jalannya pembelajaran agar lebih efektif, meskipun waktu yang tersedia sering kali terbatas.

Selama kegiatan berlangsung, banyak strategi yang dipaparkan oleh narasumber, dan semua itu dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Penjelasan mengenai bagaimana merancang kegiatan belajar yang terstruktur disampaikan dengan jelas, sehingga guru lebih mudah memahami langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan di kelas. Dari penjelasan tersebut, Ni Luh Putu Eka menyadari bahwa setiap pembelajaran harus dipersiapkan dengan matang agar siswa lebih cepat memahami materi.

Di sisi lain, keterbatasan waktu dengan banyaknya materi yang harus diajarkan sering menjadi hambatan. Situasi ini dirasakan hampir di setiap sesi pembelajaran. Namun, dengan strategi yang tepat, hambatan tersebut dapat diminimalisir. Guru dituntut untuk lebih selektif dalam memilih metode, sehingga pembelajaran tetap berjalan menyenangkan meskipun dalam waktu yang singkat. Dengan perencanaan yang lebih baik, siswa bisa lebih aktif dilibatkan dan proses pembelajaran terasa lebih bermakna.

Ilmu yang diperoleh dari diklat ini dirasakan sangat bermanfaat. Banyak metode baru yang nantinya akan diterapkan di kelas. Misalnya, siswa akan diajak lebih sering melakukan diskusi kelompok, mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, serta dilibatkan dalam refleksi setelah pembelajaran. Dengan cara ini, pembelajaran tidak hanya berfokus pada pencapaian target materi, tetapi juga pada pengalaman belajar yang lebih mendalam.

Selain itu, guru juga semakin menyadari perannya sebagai fasilitator. Materi tidak lagi diberikan secara satu arah, melainkan diolah agar siswa bisa aktif mencari dan menemukan pengetahuan. Proses ini membuat suasana kelas menjadi lebih hidup. Dengan strategi yang baru dipelajari, keterbatasan waktu dapat dihadapi dengan penuh keyakinan.

Ni Luh Putu Eka menegaskan bahwa diklat ini telah memberikan inspirasi sekaligus motivasi. Banyak ilmu yang dapat diterapkan nantinya di kelas, dan setiap tantangan yang ada dapat dijadikan peluang untuk berinovasi. Dengan semangat tersebut, beliau optimis pembelajaran di sekolah akan semakin efektif, menyenangkan, dan memberikan makna bagi setiap siswa.

Previous Article

Strategi Membuat Belajar Menyenangkan Tanpa Beban di Kelas

Next Article

Menerapkan Pembelajaran Mendalam Secara Perlahan di Pendidikan Anak Usia Dini

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨