Mengubah Pembelajaran di SD Asoka Singkawang

Diklat Nasional 40JP yang berjudul “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning” telah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Andreas Agus, seorang guru di SD Asoka Singkawang. Dengan latar belakang yang kuat dalam pendidikan, Andreas sangat antusias mengikuti diklat ini, mengingat pentingnya pembelajaran yang menarik dan inovatif di era digital.

Selama pelatihan, Andreas terkesan dengan pendekatan yang digunakan oleh para fasilitator. Mereka tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga menerapkan berbagai metode interaktif yang mendorong para peserta untuk terlibat aktif. Andreas merasa bahwa pendekatan ini sangat relevan dengan kebutuhan siswa yang kini lebih akrab dengan teknologi dan informasi. Menurutnya, pembelajaran yang menyenangkan akan membantu siswa lebih mudah memahami materi dan meningkatkan motivasi mereka.

Salah satu hal yang paling menarik bagi Andreas adalah pembahasan mengenai deep learning dalam konteks pendidikan. Ia menyadari bahwa deep learning bukan hanya sekadar teknologi, tetapi juga merupakan pendekatan yang dapat diterapkan dalam merancang pembelajaran. Dalam sesi tersebut, Andreas belajar bagaimana merancang materi ajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga dapat membangkitkan minat dan rasa ingin tahu siswa. “Saya merasa terinspirasi untuk menciptakan kelas yang lebih dinamis dan interaktif,” ungkapnya.

Selain itu, Andreas juga mendapatkan banyak jaringan baru dari para peserta lain yang berasal dari berbagai daerah. Diskusi dan pertukaran ide dengan rekan-rekan seprofesi memberinya perspektif baru tentang tantangan dan peluang dalam dunia pendidikan. “Saya merasa tidak sendirian dalam menghadapi tantangan sebagai guru. Ada banyak ide brilian yang bisa saya adopsi dari teman-teman di sini,” katanya dengan semangat.

Setelah mengikuti diklat ini, Andreas berkomitmen untuk menerapkan apa yang telah dipelajarinya dalam praktik mengajarnya. Ia sudah mulai menyiapkan materi ajar yang lebih inovatif, memanfaatkan teknologi dan strategi yang telah dipelajari selama diklat. “Saya percaya bahwa dengan merancang pembelajaran yang menarik, saya bisa membantu siswa saya belajar dengan lebih efektif,” tambahnya.

Dengan pengalaman yang berharga ini, Andreas Agus merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan. Ia berharap dapat terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya agar bisa memberikan yang terbaik bagi siswa-siswanya di SD Asoka Singkawang. Diklat Nasional ini bukan hanya sebuah pelatihan, tetapi juga sebuah langkah menuju transformasi pendidikan yang lebih baik.

Previous Article

Deep Learning Membuat Belajar Jadi Menyenangkan

Next Article

Diklat Nasional 40JP: Inspirasi Baru untuk Guru Makassar

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨