Nicolaus Marsha Tigor, S.Kom., seorang guru di SMAS Xaverius 1 Jambi, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP yang bertemakan “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Dalam acara ini, ia merasa mendapatkan wawasan berharga yang dapat mempengaruhi cara ia mengajar ke depannya.
Selama pelatihan, Nicolaus merasakan betapa pentingnya membangun pemahaman kritis di kalangan siswa. Ia mengakui bahwa sering kali tantangan terbesar dalam mengajar adalah menciptakan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik bagi peserta didik. Materi yang disampaikan dalam diklat ini memberikan berbagai strategi praktis yang dapat diaplikasikan di kelas. Nicolaus mengamati bahwa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam, siswa tidak hanya belajar untuk mengingat informasi, tetapi juga untuk memahami dan menerapkannya dalam konteks yang lebih luas.
Salah satu poin yang paling mengena bagi Nicolaus adalah pentingnya menciptakan kemauan peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses belajar. Ia menyadari bahwa motivasi siswa sangat dipengaruhi oleh bagaimana materi disampaikan. Dengan metode yang menyenangkan dan interaktif, siswa akan lebih bersemangat untuk belajar. Nicolaus berkomitmen untuk menerapkan strategi-strategi tersebut dalam kelasnya, memastikan bahwa siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktor utama dalam proses pembelajaran.
Setelah mengikuti diklat, Nicolaus merasa lebih paham dan yakin mengenai konsep pembelajaran mendalam. Ia memahami bahwa untuk membangun pemahaman yang kuat, diperlukan pendekatan yang melibatkan berbagai aspek, mulai dari konteks sosial hingga pengalaman pribadi siswa. Hal ini membuatnya lebih percaya diri untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif.
Dengan bekal ilmu yang didapat dari diklat ini, Nicolaus siap untuk bereksperimen dengan metode baru dalam pengajaran. Ia percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi yang luar biasa, dan tugasnya sebagai guru adalah untuk membantu mereka menemukan dan mengembangkan potensi tersebut. Melalui penerapan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis deep learning, Nicolaus berharap dapat melihat perubahan positif dalam cara siswa belajar dan berinteraksi di kelas.
Diklat Nasional ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menginspirasi Nicolaus untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam dunia pendidikan yang terus berkembang. Dengan semangat baru, ia siap menghadapi tantangan di hadapannya dan berkontribusi lebih baik untuk pendidikan di Indonesia.