Diklat 40JP: Inspirasi Mengajar yang Menyenangkan

Lilik Rohmawati, S. Pd., seorang guru di SD Islam Al Azhar 30 Bandung, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning.” Dalam perjalanan mengajar yang telah dilalui Lilik, diklat ini menjadi titik balik yang menggugah semangat dan kreativitasnya dalam mendesain pembelajaran yang lebih menarik.

Sebagai seorang pendidik, Lilik selalu berupaya mencari cara untuk meningkatkan kualitas pengajaran di kelasnya. Namun, setelah mengikuti diklat ini, ia merasa terinspirasi dengan konsep deep learning yang diperkenalkan. “Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang saya hadapi di kelas. Saya menyadari bahwa belajar tidak hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang memahami konsep secara mendalam,” ujarnya dengan semangat.

Selama diklat, Lilik mendapatkan berbagai ide dan strategi yang dapat diterapkan dalam pengajaran sehari-hari. Salah satu poin penting yang diangkat adalah bagaimana merancang pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Dengan metode ini, Lilik merasa bahwa siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga aktif terlibat dalam proses belajar. “Saya ingin menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, di mana siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar,” jelasnya.

Salah satu ide brilian yang diambil Lilik dari diklat ini adalah penerapan teknik pembelajaran kolaboratif yang mendorong kerja sama antar siswa. Ia berencana untuk mengimplementasikan proyek kelompok yang menantang siswa untuk memecahkan masalah bersama. “Dengan cara ini, mereka tidak hanya belajar dari saya, tetapi juga dari teman-temannya,” paparnya. Ia yakin bahwa hal ini akan meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membangun kedekatan di antara mereka.

Lilik juga menekankan pentingnya motivasi dalam mengajar. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana siswa belajar, ia merasa lebih siap untuk membangkitkan minat dan semangat belajar mereka. “Saya ingin setiap siswa merasakan kebahagiaan saat belajar dan merasa percaya diri dalam kemampuan mereka,” ungkapnya.

Dengan bekal ilmu dan pengalaman dari Diklat Nasional 40JP, Lilik Rohmawati bertekad untuk membawa perubahan positif di kelasnya. Ia percaya bahwa penerapan deep learning dalam pembelajaran dapat membentuk generasi yang lebih kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Berkomitmen untuk terus belajar dan beradaptasi, Lilik berharap dapat menjadi guru yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap pembelajaran.

Previous Article

Transformasi Pembelajaran di MIN 1 Barito Selatan

Next Article

Diklat 40JP: Inspirasi Mengajar dengan Deep Learning

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨