Transformasi pendidikan di era modern mendorong guru untuk tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membentuk pola pikir siswa agar mampu bernalar kritis, kreatif, dan reflektif. Konsep inilah yang dipelajari dan ingin diterapkan oleh Abdul Gani, S.Pd.I, guru MTsN 3 Muara Enim, setelah mengikuti Diklat Nasional 40JP bertema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning.”
Siap Mencoba Konsep Pembelajaran Mendalam
Sebagai seorang pendidik, Abdul Gani menyatakan siap mencoba menerapkan konsep pembelajaran mendalam dalam kurikulum. Menurutnya, konsep ini bukan sekadar metode mengajar, tetapi sebuah pendekatan menyeluruh yang berfokus pada proses berpikir siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa menemukan makna dari materi, bukan hanya menghafalkan teori.
Mengupayakan Siswa Bernalar Kritis
Salah satu fokus utama yang ingin diwujudkan adalah mengupayakan siswa terus bernalar kritis. Dalam pembelajaran mendalam, siswa diajak untuk mengajukan pertanyaan, menganalisis informasi, serta mencari solusi dari permasalahan nyata. Dengan demikian, kelas tidak lagi hanya berpusat pada guru, melainkan menjadi ruang dialog yang aktif.
Pendekatan ini sangat relevan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan kehidupan modern, di mana kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi utama abad ke-21.
Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Masalah
Tujuan lain dari penerapan deep learning adalah agar siswa mampu menyelesaikan permasalahan dengan pemahaman yang mereka miliki. Guru tidak lagi memberikan jawaban secara langsung, tetapi memandu siswa menemukan jawaban melalui diskusi, eksplorasi, dan refleksi.
Dengan cara ini, siswa belajar bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga membangun kemandirian, rasa percaya diri, serta keterampilan pemecahan masalah yang akan bermanfaat sepanjang hayat.
Penutup
Pengalaman mengikuti diklat memberikan dorongan besar bagi Abdul Gani untuk mencoba menerapkan konsep pembelajaran mendalam di kelas. Ia percaya bahwa dengan strategi ini, siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga terlatih untuk bernalar kritis dan mampu menyelesaikan masalah secara mandiri.
Dengan semangat inovasi, penerapan deep learning akan menjadi langkah penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan nyata.