Saya, Ahmad Hidayat, S.Pd.I, guru di MIN 27 Aceh Selatan, merasa sangat bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti Diklat Nasional 40JP: “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning.” Kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi saya tentang bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga membentuk pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.
Rencana Penerapan
Setelah mengikuti diklat, saya berkomitmen bahwa saya akan mencoba menerapkan strategi pembelajaran mendalam di kelas. Saya melihat bahwa deep learning adalah pendekatan yang sangat relevan untuk mendorong siswa memahami materi secara utuh, bukan sekadar menghafal. Dengan pembelajaran ini, siswa diharapkan bisa lebih berani bertanya, berpikir kritis, dan mengaitkan materi dengan pengalaman sehari-hari mereka.
Tantangan yang Dihadapi
Namun, saya juga menyadari adanya tantangan. Salah satunya adalah anak-anak yang masih susah beradaptasi dengan metode pembelajaran baru. Sebagian dari mereka terbiasa dengan metode konvensional yang lebih menekankan hafalan. Perubahan ini tentu memerlukan waktu, kesabaran, dan strategi kreatif agar siswa dapat menyesuaikan diri secara bertahap.
Dampak yang Diharapkan
Walaupun masih ada tantangan, saya optimis bahwa melalui strategi deep learning, anak-anak akan lebih aktif dalam proses pembelajaran. Mereka tidak hanya menunggu informasi dari guru, tetapi juga terlibat dalam diskusi, kerja kelompok, dan kegiatan berbasis proyek. Dengan demikian, mereka akan memiliki pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus membangun kepercayaan diri.
Penutup
Bagi saya, diklat ini menjadi inspirasi besar untuk terus berinovasi dalam mengajar. Saya berharap, dengan penerapan pembelajaran mendalam, suasana kelas di MIN 27 Aceh Selatan akan menjadi lebih interaktif, bermakna, dan membuat siswa semakin bersemangat untuk belajar. Semoga langkah kecil ini bisa menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan.