“Mengubah Strategi Mengajar Melalui Pemahaman Deep Learning”

Saya, Fatimatus Zahra, seorang guru di SMKN Wongsorejo, merasa sangat beruntung dapat mengikuti Diklat Nasional 40 JP: “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Pengalaman ini memberikan banyak wawasan baru, khususnya mengenai bagaimana menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan menyenangkan bagi siswa.

Sebelum mengikuti diklat ini, saya sudah berusaha mengajar dengan metode yang bervariasi. Namun, melalui pelatihan ini, saya memahami bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) bukan sekadar mempelajari materi, tetapi lebih kepada bagaimana siswa benar-benar memahami, mengaitkan konsep, dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi tentang dasar-dasar deep learning sangat membuka wawasan saya. Pembelajaran ini menekankan pentingnya membuat peserta didik aktif, berpikir kritis, dan kreatif. Dengan pendekatan tersebut, siswa bukan hanya menghafal, tetapi juga memahami secara mendalam. Saya mulai menyadari bahwa metode tradisional yang hanya berfokus pada ceramah perlu diubah menjadi strategi yang lebih interaktif dan kolaboratif.

Dalam penerapan awal, saya mencoba mengubah strategi mengajar agar lebih menyenangkan. Misalnya, saya menggunakan diskusi kelompok, studi kasus, dan metode berbasis proyek agar siswa dapat terlibat aktif dalam proses belajar. Pendekatan ini membuat suasana kelas lebih hidup dan memotivasi mereka untuk berpartisipasi. Saya melihat perubahan positif, siswa menjadi lebih antusias, dan proses belajar terasa lebih bermakna.

Tentu saja, ada beberapa kendala yang saya hadapi. Salah satunya adalah keterbatasan sarana dan prasarana. Meski begitu, saya berusaha kreatif menggunakan sumber daya yang ada agar pembelajaran mendalam tetap dapat diterapkan. Saya percaya, dengan komitmen dan inovasi, tantangan ini bisa diatasi.

Mengikuti diklat ini membuat saya semakin yakin bahwa guru harus terus belajar dan beradaptasi. Saya merasakan manfaat besar, terutama dalam cara pandang terhadap pembelajaran. Ke depan, saya akan terus mengembangkan strategi mengajar agar sesuai dengan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman belajar yang berkesan.


Previous Article

“Menciptakan Tantangan Baru dengan Strategi Pembelajaran Mendalam”

Next Article

“Belajar dan Memahami Konsep Dasar Pembelajaran Mendalam”

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨