Mengoptimalkan Interaksi melalui Tanya Jawab: Pengalaman Guru MTs Darul Hikmah

Mengikuti Diklat Nasional 40 JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning” memberikan pemahaman baru bagi saya, Junaidi, S.Pd., guru di MTs Darul Hikmah. Saya menilai pelatihan ini sangat bagus karena mampu membuka wawasan mengenai strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Salah satu hal yang paling saya terapkan dari diklat ini adalah penggunaan metode tanya jawab dalam proses pembelajaran. Metode ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, namun melalui pelatihan ini saya semakin paham bagaimana mengelola tanya jawab agar benar-benar efektif dalam menciptakan pembelajaran berbasis Deep Learning.

Dalam penerapannya, saya memberikan ruang kepada siswa untuk lebih banyak bertanya dan menjawab pertanyaan terkait materi yang sedang dipelajari. Hasilnya, jumlah pertanyaan yang diajukan siswa semakin banyak dibanding sebelumnya. Hal ini menandakan adanya peningkatan rasa ingin tahu dan keaktifan mereka dalam mengikuti pelajaran.

Perubahan ini tentu tidak terjadi begitu saja. Dibutuhkan kesabaran dan pemahaman strategi agar proses tanya jawab tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menjadi sarana berpikir kritis. Saya juga belajar bagaimana menyusun pertanyaan terbuka yang memicu siswa untuk berpikir mendalam, bukan hanya sekadar menghafal.

Sebelum mengikuti diklat, interaksi di kelas cenderung pasif, hanya sedikit siswa yang mau bertanya. Namun sekarang, situasi sudah mendingan. Meskipun belum sempurna, saya melihat perkembangan yang positif. Siswa lebih berani menyampaikan pendapat, bahkan beberapa di antaranya mulai mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari.

Pelatihan ini memberikan dampak besar bagi cara saya mengajar. Dengan strategi yang tepat, guru bisa menciptakan suasana belajar yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong siswa berpikir lebih kritis dan kreatif.

Saya sangat merekomendasikan diklat seperti ini untuk para guru lainnya. Karena dengan pendekatan berbasis Deep Learning, kita tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membentuk pola pikir siswa agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan tanya jawab yang dikelola dengan baik, kelas menjadi lebih hidup dan bermakna. Inilah yang saya rasakan setelah mengikuti pelatihan ini: pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendalam.

Previous Article

Menghadirkan Pembelajaran Tanpa Batas: Pengalaman Guru SMK N 1 Siatas Barita

Next Article

Menyiapkan Penerapan Strategi Pembelajaran Menyenangkan di Kelas

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨