Patriah, S.Pd.I, seorang guru di MTs Al Falah Puteri, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Dalam pengalaman ini, Patriah merasakan sebuah transformasi signifikan dalam cara berpikir dan pendekatannya terhadap pembelajaran.
Sejak awal, Patriah sudah memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya berfikir komputasional dalam dunia pendidikan. Namun, peserta diklat kali ini memberikan perspektif baru yang lebih mendalam. Melalui berbagai materi yang disampaikan, Patriah merasa semakin yakin akan pentingnya memanfaatkan teknologi dan metode pembelajaran inovatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa-siswinya.
Salah satu tantangan yang dihadapi Patriah adalah kekurangan waktu. Sebagai seorang guru yang memiliki banyak tanggung jawab, ia sering kali merasa terjebak dalam rutinitas yang monoton. Namun, diklat ini memberikan solusi konkret dan strategi yang dapat diimplementasikan dalam waktu yang terbatas. Melalui metode pembelajaran berbasis deep learning, Patriah belajar bagaimana merancang aktivitas yang tidak hanya efektif tetapi juga menyenangkan bagi para siswa. Ia merasa terinspirasi untuk mengubah cara mengajarnya agar lebih kreatif dan dinamis.
Semangat mengajar Patriah semakin membara setelah mengikuti diklat ini. Ia merasa mendapatkan motivasi baru untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas pengajaran. Dengan berbagai teknik yang dipelajari, Patriah bertekad untuk menerapkan strategi-strategi tersebut dalam kelasnya. Ia ingin menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan berpikir kritis siswa.
Patriah mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti diklat ini. Ia menganggapnya sebagai investasi berharga dalam pengembangan profesionalnya. Melalui interaksi dengan sesama guru dan pembicara ahli, Patriah merasa semakin terhubung dengan komunitas pendidikan yang memiliki visi yang sama. Ia berharap dapat terus belajar dan berbagi pengalaman dengan rekan-rekan guru lainnya.
Dalam pandangannya, Diklat Nasional 40JP bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi sebuah langkah awal untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan di era digital ini. Patriah percaya bahwa dengan semangat dan kolaborasi, para guru dapat membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan Indonesia.