Deep Learning Mengubah Cara Mengajar di Kelas

Dalam dunia pendidikan, inovasi dan pengembangan metode pembelajaran menjadi hal yang sangat penting. Salah satu acara yang sukses menghadirkan diskusi mendalam tentang hal ini adalah Diklat Nasional 40JP yang bertema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning.” Dwi Erliant, S.Pd, seorang guru dari SD Negeri 18 Pendopo, menjadi salah satu peserta yang merasakan manfaat signifikan dari pelatihan ini.

Dwi, yang telah mengajar selama beberapa tahun, menyadari bahwa banyak siswanya masih kesulitan memahami konsep-konsep mendalam dalam pembelajaran. Ia merasa perlu untuk memperbaiki metode pengajarannya agar lebih menarik dan efektif. Ketika Dwi mendengar tentang diklat ini, ia langsung mendaftar dengan harapan dapat menemukan solusi untuk tantangan yang dihadapinya di kelas.

Selama pelatihan, Dwi terpapar berbagai strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Salah satu hal yang paling menarik perhatian Dwi adalah penerapan konsep Deep Learning yang dirancang secara efektif. Ia belajar bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya memfokuskan pada penguasaan materi, tetapi juga mengajak siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Dwi merasa bahwa pendekatan ini sangat relevan dengan kebutuhan anak-anak zaman sekarang yang cenderung lebih menyukai pengalaman belajar yang interaktif.

Dwi juga mengagumi cara para pemateri menyampaikan materi dengan metode yang inovatif dan menarik. Melalui berbagai simulasi dan diskusi kelompok, Dwi tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman berharga tentang bagaimana menerapkan strategi-strategi tersebut dalam praktik. Ia merasa terbantu ketika diberikan alat dan sumber daya yang dapat digunakan untuk merancang pembelajaran yang lebih menyenangkan.

Setelah mengikuti diklat, Dwi merasa percaya diri untuk menerapkan apa yang telah dipelajarinya. Ia mulai merancang aktivitas pembelajaran yang tidak hanya fokus pada penyampaian materi, tetapi juga mengundang keterlibatan siswa. Dwi mencoba mengintegrasikan proyek kolaboratif dan permainan edukatif ke dalam rencana pelajarannya. Hasilnya sangat menggembirakan; siswa-siswanya menjadi lebih antusias dan aktif dalam belajar.

Dwi Erliant, melalui pengalaman di Diklat Nasional 40JP, berhasil menemukan cara untuk menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. Ia bertekad untuk terus mengembangkan diri dan menerapkan metode yang telah dipelajari demi kemajuan peserta didiknya. Melalui komitmennya, Dwi berharap dapat menciptakan generasi yang tidak hanya paham, tetapi juga mencintai proses belajar.

Previous Article

Inovasi Mengajar: Dari Diklat ke Kelas Siswa

Next Article

Dari Teori ke Praktik: Strategi Interaktif di Kelas Siti Zainab

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨