Transformasi Kelas dengan Strategi Deep Learning

Ani Kuswati, seorang guru di SMP N 37 Purworejo, telah mengikuti Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Sebagai seorang pendidik yang berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya, Ani merasa sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Sebelumnya, ia menyadari bahwa banyak siswa di kelasnya yang masih kesulitan memahami ilmu dasar yang diajarkannya.

Setelah mengikuti diklat, Ani merasa mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana merancang pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga mengasyikkan. Salah satu hal yang paling mengesankan baginya adalah pendekatan deep learning yang diajarkan dalam pelatihan tersebut. Melalui metode ini, siswa diajak untuk lebih memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep dasar dengan cara yang menarik dan interaktif. Ani merasa bahwa pendekatan ini sangat relevan dengan kondisi siswa di kelasnya yang cenderung lebih suka belajar melalui kegiatan praktis dan kolaboratif.

Selama sesi tanya jawab di akhir diklat, Ani mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pemahaman dasar siswa yang masih lemah. Ia bertanya kepada pembicara ahli tentang strategi tambahan yang dapat digunakan untuk membantu siswa yang belum sepenuhnya memahami materi. Pembicara memberikan beberapa tips yang sangat berguna, seperti menggunakan permainan edukatif dan proyek kelompok yang dapat merangsang minat dan pemahaman siswa. Ani pun bertekad untuk mengimplementasikan strategi-strategi ini ke dalam rencana pembelajarannya.

Setelah kembali ke sekolah, Ani mulai menerapkan berbagai metode yang dipelajari dari diklat. Ia menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan, dengan melibatkan siswa dalam diskusi kelompok dan aktivitas praktis. Hasilnya, Ani melihat adanya perubahan yang signifikan dalam antusiasme siswa. Mereka mulai aktif berdiskusi dan bertanya tentang materi, yang sebelumnya menjadi tantangan bagi Ani. Meskipun ada beberapa siswa yang masih membutuhkan waktu lebih untuk memahami konsep-konsep dasar, Ani merasa optimis dengan kemajuan yang telah dicapai.

Ani Kuswati menilai bahwa Diklat Nasional 40JP ini sangat bermanfaat bagi pengembangan profesionalnya sebagai guru. Ia merasa lebih percaya diri dalam mengajarkan materi dengan cara yang lebih efektif dan menyenangkan. Dengan penerapan strategi deep learning, Ani yakin bahwa siswa-siswanya akan semakin memahami ilmu dasar yang mereka pelajari dan siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Previous Article

Transformasi Mengajar Lewat Diklat 40JP

Next Article

Dari RPM ke Kelas Interaktif: Kisah Isnaini Kurnia

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨