Pembelajaran Interaktif dan Menyenangkan ala Fahrizal Sukardi

Fahrizal Sukardi, S.Pd, seorang guru di SMP Negeri 11 Gorontalo, berbagi pengalamannya dalam mengikuti Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Dalam acara ini, Fahrizal mendapatkan wawasan baru yang sangat berharga mengenai cara mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.

Fahrizal menjelaskan bahwa saat mengikuti diklat tersebut, ia diperkenalkan dengan konsep pembelajaran mendalam yang tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kemampuan berpikir kritis siswa. Ia menyadari bahwa setiap siswa adalah individu unik dengan karakteristik, mood, dan kondisi yang berbeda-beda, terutama ketika belajar di siang hari. Hal ini sering kali memengaruhi semangat dan konsentrasi siswa dalam menerima pelajaran.

Setelah menerapkan sintaks yang dipelajari selama diklat, Fahrizal berusaha keras untuk mengimplementasikannya dalam kelas. Ia menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, dengan melibatkan siswa dalam diskusi dan mendorong mereka untuk mengekspresikan pendapat mereka. Metode ini, menurutnya, telah terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa. Fahrizal merasa senang melihat bagaimana siswa mulai berani mengajukan pertanyaan dan memberikan pendapat mereka tentang materi yang diajarkan.

Salah satu pendekatan yang diambilnya adalah dengan selalu mengajukan pertanyaan kritis kepada siswa. Dengan cara ini, mereka tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlatih untuk berpikir analitis. Fahrizal percaya bahwa dengan mengajak siswa untuk berpikir kritis, mereka akan lebih memahami materi pelajaran dan mampu menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Fahrizal juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Ia berusaha untuk mengenali karakteristik setiap siswa dan menyesuaikan metode pengajarannya agar dapat menjangkau semua siswa, tanpa terkecuali. Dengan pendekatan ini, ia merasa bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam kelas.

Akhirnya, Fahrizal merasa bersyukur telah mengikuti Diklat Nasional 40JP ini karena membekalinya dengan strategi dan teknik yang berguna dalam mengajar. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki cara mengajarnya agar dapat memfasilitasi pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa di SMP Negeri 11 Gorontalo. Melalui dedikasinya, Fahrizal berharap dapat membentuk generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

Previous Article

Diklat 40JP: Inspirasi Mengajar dengan Deep Learning

Next Article

Membangun Kelas Menyenangkan dengan Deep Learning

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨