Habieb Achmad Zulfikri, seorang guru dari STIT Al-Marhalah Al-Ulya, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP bertema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Dalam pengalamannya, Habieb merasa bahwa pelatihan ini sangat berharga dan memberikan dampak yang signifikan bagi kariernya sebagai pendidik.
Sejak awal mengikuti diklat, Habieb merasakan antusiasme yang tinggi dari para peserta dan narasumber. Suasana pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif membuatnya lebih terlibat secara aktif dalam proses belajar. Ia mengakui bahwa metode deep learning yang diajarkan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan saat ini. “Deep learning bukan hanya tentang penguasaan konsep, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa,” ungkap Habieb.
Materi yang disampaikan dalam diklat sangat komprehensif. Habieb merasa bahwa ia diperkenalkan dengan berbagai strategi dan teknik yang dapat diterapkan dalam kelas. Ia belajar tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Salah satu hal yang paling menarik bagi Habieb adalah proses merancang aktivitas belajar yang inovatif dan kreatif, yang dapat meningkatkan motivasi siswa.
“Setelah mengikuti diklat ini, saya merasa lebih percaya diri untuk menerapkan berbagai strategi yang telah diajarkan. Saya jadi lebih memahami bagaimana cara mengintegrasikan deep learning dalam kurikulum yang ada,” tambahnya. Habieb menyadari bahwa penerapan deep learning tidak hanya akan meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif.
Tidak hanya itu, Habieb juga mengapresiasi kesempatan untuk berjejaring dengan guru-guru dari berbagai daerah. Diskusi dan tukar pikiran dengan rekan-rekan sejawat memberikan wawasan baru dan inspirasi untuk pengembangan profesionalnya ke depan. “Saya merasa senang untuk berbagi pengalaman dan belajar dari satu sama lain. Ini adalah investasi yang sangat berharga untuk masa depan pendidikan kita,” jelasnya.
Secara keseluruhan, Habieb Achmad Zulfikri merasa bersyukur telah mengikuti Diklat Nasional 40JP ini. Ia kini lebih termotivasi untuk terus belajar dan berinovasi dalam mengajar. Dengan pengetahuan baru yang diperoleh, ia berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswanya, serta menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.