Diklat Nasional 40JP bertema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning” telah menjadi pengalaman berharga bagi Fadli Fauzi, S.Pd., seorang guru di MTsN 13 Hulu Sungai Tengah. Dalam pelatihan ini, ia menemukan banyak wawasan baru yang tidak hanya memperkaya pengetahuannya, tetapi juga memberikan inspirasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelasnya.
Fadli mengawali pengalamannya dengan perasaan antusias namun sedikit cemas. Sebagai seorang guru, ia selalu berusaha untuk memahami karakteristik anak didiknya dan menciptakan suasana kelas yang kondusif. Namun, seringkali strategi yang diterapkannya terasa monoton dan kurang mampu menarik minat siswa. Melalui diklat ini, ia berharap menemukan solusi yang lebih efektif.
Selama sehari penuh, Fadli terlibat dalam berbagai sesi yang dipandu oleh para ahli pendidikan. Salah satu hal yang paling menarik perhatiannya adalah pendekatan deep learning yang ditawarkan. Fadli menyadari bahwa untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, guru harus lebih memahami kondisi dan kebutuhan siswa. Dalam sesi diskusi, ia berbagi pengalaman dan mendengarkan cara rekan-rekan sejawatnya menghadapi tantangan serupa.
Fadli merasa terinspirasi oleh metode inovatif yang diajarkan dalam diklat ini. Ia belajar untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada materi, tetapi juga pada pengalaman yang menyenangkan bagi siswa. Salah satu strategi yang sangat mengena di hatinya adalah penggunaan permainan edukatif yang dapat merangsang minat dan keterlibatan siswa. “Anak-anak belajar lebih baik ketika mereka merasa senang dan terlibat,” ungkapnya.
Setelah mengikuti diklat, Fadli bertekad untuk menerapkan semua ilmu yang didapatkan. Ia mulai merancang RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang lebih interaktif, dengan memasukkan elemen-elemen yang memicu rasa ingin tahu dan kreativitas siswa. Fadli juga membagikan tips dan strategi baru kepada rekan-rekannya di sekolah, dengan harapan bisa membangun atmosfer pembelajaran yang lebih dinamis.
Di akhir diklat, Fadli merasakan kebangkitan semangat dalam dirinya. Ia tidak hanya kembali dengan pengetahuan baru, tetapi juga dengan keyakinan bahwa perubahan bisa dimulai dari diri sendiri. “Kualitas pendidikan kita akan meningkat jika kita mau berusaha dan terus belajar,” katanya dengan optimis. Perjalanan Fadli di Diklat Nasional 40JP ini menjadi titik awal bagi transformasi dalam metode pengajaran yang lebih relevan dan menyenangkan bagi siswa.