Wartini, S.Pd, seorang guru di SD Negeri 209 Palembang, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP yang berjudul “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Dalam testimoni ini, kita akan melihat bagaimana pengalaman tersebut telah mengubah cara pandangnya terhadap pembelajaran dan tantangan yang dihadapinya.
Setelah berpartisipasi dalam diklat tersebut, Wartini merasakan pemahaman yang mendalam tentang konsep pembelajaran mendalam. Ia menemukan bahwa pembelajaran tidak hanya sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga melibatkan keterlibatan siswa secara aktif dan emosional. “Materi yang saya pelajari sangat menarik dan relevan dengan kebutuhan siswa di kelas. Saya belajar bagaimana merancang kegiatan yang dapat memicu rasa ingin tahu dan keterlibatan siswa,” ungkapnya dengan semangat.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Wartini sebelum mengikuti diklat adalah kurangnya media sebagai alat bantu pembelajaran. Ia merasa bahwa tanpa media yang tepat, sulit bagi siswa untuk memahami materi dengan cara yang menyenangkan. “Saya sering merasa terbatas dalam menggunakan alat bantu yang ada, sehingga membuat kegiatan pembelajaran terasa monoton dan kurang menarik,” jelasnya.
Namun, setelah mengikuti diklat, Wartini mendapatkan banyak ide dan strategi baru untuk mengatasi tantangan tersebut. Ia belajar tentang penggunaan teknologi dan sumber daya kreatif yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran sehari-hari. “Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pembelajaran mendalam, saya kini memiliki banyak cara untuk menyusun kegiatan yang variatif dan menarik bagi siswa. Saya merasa bersemangat untuk mencoba metode-metode baru yang saya pelajari,” tambahnya.
Dampak yang paling signifikan yang dirasakan Wartini setelah mengikuti diklat adalah meningkatnya motivasinya dalam mengajar. Ia menyadari bahwa dengan memahami cara merancang pembelajaran yang menyenangkan, ia dapat menciptakan suasana kelas yang lebih positif dan produktif. “Saya merasa lebih percaya diri dan bersemangat saat mengajar. Siswa pun terlihat lebih antusias dan aktif terlibat dalam pelajaran,” ujarnya.
Secara keseluruhan, pengalaman Wartini dalam Diklat Nasional 40JP telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara ia mengajar. Dengan strategi pembelajaran yang baru dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan siswa, ia kini siap untuk menghadapi tantangan di kelas dengan semangat yang baru. Pengalaman ini tentu saja menjadi landasan yang kuat bagi Wartini untuk terus mengembangkan kompetensinya sebagai pendidik yang inspiratif.