Eka Wiyati, M.Pd.I., seorang pendidik di MI Islamiyah Sumberrejo, telah mulai menerapkan pembelajaran mendalam di kelasnya meskipun belum sepenuhnya maksimal. Dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, ia fokus pada penyampaian materi yang jelas dan menarik agar siswa lebih mudah memahami konsep-konsep yang diajarkan.
Pendekatan yang digunakan Eka menekankan pada keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Ia menyadari bahwa tidak semua strategi langsung berjalan dengan sempurna, sehingga proses adaptasi menjadi sangat penting. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi antusiasmenya dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa. Ia terus mencari cara untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.
Salah satu tantangan yang dihadapi Eka adalah menemukan strategi yang paling efektif untuk menyampaikan materi agar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Ia menyadari bahwa setiap siswa memiliki cara belajar yang berbeda, sehingga dibutuhkan pendekatan yang fleksibel dan kreatif. Kekurangan sarana dan fasilitas pendukung di sekolah juga menjadi hambatan, namun hal ini tidak mengurangi tekadnya untuk terus mencoba dan memperbaiki metode pengajaran.
Meskipun masih dalam tahap percobaan, dampak yang dirasakan cukup positif. Eka merasa lebih termotivasi dalam mengajar, dan siswa mulai menunjukkan peningkatan minat belajar. Pendekatan pembelajaran mendalam yang diterapkannya membuat siswa lebih aktif, terlibat, dan penasaran untuk memahami materi secara menyeluruh. Hal ini juga menumbuhkan budaya belajar yang lebih reflektif, di mana siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga berpikir kritis dan mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman nyata.
Selain itu, Eka memperoleh wawasan baru tentang pentingnya menjadi guru yang adaptif dan kreatif. Ia belajar bahwa pembelajaran yang efektif bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga tentang membangun pengalaman belajar yang bermakna dan memotivasi siswa untuk terus berkembang. Dengan terus mencoba dan mengevaluasi metode yang diterapkan, Eka yakin bahwa kualitas pembelajaran di kelasnya akan semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Pengalaman ini menegaskan bagi Eka Wiyati bahwa menjadi guru yang inovatif memerlukan kesabaran, kreativitas, dan komitmen untuk selalu belajar. Melalui pembelajaran mendalam, ia berhasil menciptakan suasana kelas yang interaktif, menantang, dan menyenangkan, di mana siswa merasa termotivasi untuk belajar lebih baik dan guru merasa terinspirasi untuk terus meningkatkan kompetensinya.