Septiana Dewi, S.Pd., adalah seorang pendidik yang berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan di madrasah tempat ia mengajar. Baginya, proses belajar bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga bagaimana membuat siswa terlibat secara penuh dalam setiap kegiatan sehingga ilmu yang diperoleh bisa bertahan lebih lama dan lebih bermakna.
Dalam praktiknya, Septiana menerapkan berbagai strategi pembelajaran berbasis deep learning. Ia sering mengajak siswa berdiskusi, memecahkan masalah bersama, hingga terlibat dalam proyek kolaboratif sederhana. Menurutnya, pendekatan ini bukan sekadar untuk melatih pemahaman siswa terhadap materi, melainkan juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kerja sama di antara mereka.
Hal yang paling berkesan bagi Septiana adalah bagaimana metode ini mampu mengubah suasana kelas. Jika sebelumnya siswa cenderung pasif dan hanya mendengarkan penjelasan, kini mereka menjadi lebih aktif dan berani bertanya. Aktivitas seperti pembelajaran berbasis proyek, permainan edukatif, dan refleksi mandiri berhasil menciptakan kelas yang hidup dan penuh semangat.
Meski demikian, perjalanan ini tentu tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah penyesuaian waktu dan kesiapan siswa untuk menerima pendekatan baru. Beberapa murid pada awalnya masih merasa canggung atau bingung dengan pola pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, dengan kesabaran dan ketekunan, Septiana secara bertahap berhasil menumbuhkan kebiasaan belajar yang lebih terbuka dan partisipatif.
Baginya, pendidikan adalah ruang untuk tumbuh bersama. Guru dan murid tidak hanya terikat dalam relasi formal, tetapi juga sebagai mitra belajar. Karena itu, ia berusaha menempatkan dirinya bukan hanya sebagai pengajar, melainkan juga sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam menemukan pengetahuan mereka sendiri.
Dampak positif pun mulai terlihat. Siswa tidak hanya lebih paham materi, tetapi juga menunjukkan sikap yang lebih percaya diri dalam menyampaikan ide. Mereka mampu bekerja sama dalam kelompok, menyelesaikan masalah dengan cara kreatif, serta lebih menghargai proses belajar itu sendiri. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Septiana, karena ia melihat perubahan nyata yang tumbuh dari ruang kelasnya.
Kisah Septiana Dewi menjadi bukti bahwa strategi pembelajaran aktif yang mengedepankan joyful learning dapat menciptakan suasana yang lebih hidup, mendidik, dan menginspirasi. Dengan dedikasi dan semangat berinovasi, ia membuktikan bahwa setiap guru memiliki kesempatan besar untuk membawa perubahan dalam dunia pendidikan.