Nama saya Dwi Permestiati, S.Pd., seorang guru di SMP Negeri 1 Cawas. Setelah mengikuti Diklat Nasional 40JP, saya telah mencoba menerapkan beberapa materi dan strategi pembelajaran, khususnya dalam konteks belajar mandiri pada siswa. Pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat berguna untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif.
Salah satu materi yang paling berkesan bagi saya adalah tentang penerapan nilai-nilai karakter dan budaya sekolah yang positif dalam proses pembelajaran. Saya merasa bahwa dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter yang baik dalam pembelajaran, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan budaya sekolah. Ini sangat penting untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Namun, saya juga mencatat tantangan yang dihadapi, yaitu sarana dan prasarana yang belum memadai. Keterbatasan fasilitas menjadi hambatan dalam mengoptimalkan penerapan deep learning, terutama dalam hal penggunaan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran. Meskipun demikian, saya tetap berusaha untuk memaksimalkan sumber daya yang ada dan mencari solusi kreatif untuk mengatasi kendala tersebut.
Setelah mengikuti diklat ini, saya merasakan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek. Kepercayaan diri saya sebagai guru meningkat, dan saya merasa lebih kreatif dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Saya juga merasa lebih siap untuk memberikan pembelajaran yang lebih mendalam dan melibatkan siswa secara aktif. Selain itu, saya merasa telah membangun komunitas baru dengan sesama guru yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Secara keseluruhan, pengalaman mengikuti diklat ini sangat berharga dan membuka banyak peluang untuk terus berkembang. Saya berkomitmen untuk terus menerapkan apa yang telah dipelajari dan terus mencari cara untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif di SMP Negeri 1 Cawas.