Dari Tantangan ke Peluang: Menerapkan Deep Learning di Kelas

Testimoni Diklat Nasional 40JP: Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning

Nama saya Maria Yoanita Nunik Triani Rosariatie, S.Pd, seorang guru di SMP Negeri 11 Semarang. Saya ingin berbagi pengalaman saya mengikuti Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Diklat ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi saya dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik dan efektif bagi siswa.

Selama mengikuti diklat, saya mendapatkan banyak materi tentang pembelajaran mendalam (deep learning) yang tidak hanya membantu saya dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana cara siswa belajar. Salah satu hal yang paling mencolok adalah pentingnya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga siswa tidak hanya sekadar menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses belajar.

Setelah menerapkan beberapa strategi yang saya pelajari dari diklat ini, saya menemukan bahwa pembahasan materi pembelajaran yang mendalam memang menjadi tantangan tersendiri. Saya menyadari bahwa sebagian besar siswa masih belum sepenuhnya siap untuk menerima pembelajaran dengan pendekatan ini. Ada kalanya mereka merasa kebingungan dengan konsep-konsep yang kompleks dan membutuhkan waktu lebih untuk memahami materi yang disampaikan. Namun, hal ini juga menjadi peluang bagi saya untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi.

Melalui berbagai metode yang telah saya pelajari, seperti pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif, saya kini lebih paham bagaimana kurikulum mendalam akan diterapkan pada siswa. Saya mulai menerapkan kegiatan yang melibatkan siswa secara aktif, seperti diskusi kelompok dan presentasi, sehingga mereka bisa saling belajar dan berbagi pengetahuan. Meskipun ada tantangan dalam hal kesiapan siswa, saya melihat bahwa keterlibatan mereka semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Diklat ini juga mengajarkan saya pentingnya memberikan umpan balik yang konstruktif dan membangun, sehingga siswa merasa didukung dalam proses belajar mereka. Saya merasa lebih percaya diri dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek sosial dan emosional siswa.

Secara keseluruhan, Diklat Nasional 40JP telah memberikan dampak positif bagi saya sebagai pendidik. Saya yakin, dengan terus beradaptasi dan menerapkan strategi-strategi yang telah saya pelajari, saya dapat membantu siswa saya mencapai potensi terbaik mereka. Terima kasih kepada penyelenggara diklat yang telah memberikan kesempatan ini; saya berharap semakin banyak guru yang bisa mengikuti program serupa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.

Previous Article

Strategi Joyful Learning di Era Digital: Pengalaman dari Diklat Nasional 40JP

Next Article

Dari Ragu Menjadi Percaya Diri: Pengalaman Belajar Deep Learning

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨