Menggali Potensi Siswa Lewat Deep Learning

Afidah Dzuifa Husna, S.Pd, seorang guru di MTs 241 Al-Ikhlash, baru-baru ini mengikuti Diklat Nasional 40JP bertajuk “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Pengalaman ini memberikan wawasan baru yang mendalam tentang cara mengajar yang lebih efektif, terutama dalam menghadapi perbedaan kemampuan siswa di kelas.

Dalam pengamatannya, Afidah menyadari bahwa setiap siswa memiliki keunikan dan potensi yang berbeda. Tidak semua siswa dapat memahami materi dengan cara yang sama. Oleh karena itu, menghadapi tantangan ini, ia merasa perlu untuk mengeksplorasi berbagai metode pengajaran yang dapat memancing dan merangsang kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui diklat ini, ia belajar bahwa penting bagi guru untuk tidak hanya fokus pada penyampaian materi, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Salah satu poin penting yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah pentingnya memancing kemampuan berpikir kritis siswa. Afidah mengungkapkan bahwa dengan mengajak siswa berpikir kritis, mereka tidak hanya belajar untuk mengingat informasi, tetapi juga untuk mengeksplorasi, menganalisis, dan menerapkan pengetahuan dalam konteks yang berbeda. Ini adalah keterampilan yang sangat diperlukan di era informasi saat ini.

Afidah juga menyadari pentingnya infrastruktur dan sarana prasarana (sapras) dalam mendukung proses belajar mengajar. Kesadaran siswa akan pentingnya belajar juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan fasilitas yang ada. Meskipun sudah beberapa kali memberikan motivasi, ia merasa bahwa keberadaan sarana yang memadai dapat lebih meningkatkan minat dan kesadaran siswa dalam belajar.

Setelah mengikuti diklat ini, Afidah menjadi lebih berwawasan luas mengenai berbagai hal yang dapat dilakukan guru untuk mengajar di kelas. Ia termotivasi untuk menerapkan strategi-strategi baru yang diperoleh dari pelatihan ini, dengan harapan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermanfaat bagi siswa.

Secara keseluruhan, pengalaman mengikuti Diklat Nasional 40JP telah membuka pandangan Afidah tentang pentingnya peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif. Ia percaya bahwa dengan menggabungkan metode pengajaran yang inovatif dan perhatian yang lebih besar terhadap perbedaan individu siswa, ia dapat membantu siswa mencapai potensi tertinggi mereka. Testimoni ini bukan hanya gambaran perjalanan Afidah sebagai seorang pendidik, tetapi juga harapan bagi semua guru untuk terus belajar dan beradaptasi demi masa depan pendidikan yang lebih baik.

Previous Article

Membangun Kelas Menyenangkan dengan Deep Learning

Next Article

Diklat 40JP: Inspirasi Strategi Deep Learning untuk Guru

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨