Putri Tegar Anugerah Hany, seorang pendidik di RA Masyithoh II Kanigaran, Kota Probolinggo, tengah mempersiapkan diri untuk menerapkan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan proses belajar dengan bermain. Menurutnya, pendekatan ini sangat efektif untuk anak-anak usia dini karena melalui bermain, mereka lebih mudah memahami konsep dan materi yang diajarkan.
Dalam proses persiapan, Putri menyadari bahwa setiap anak memiliki karakter dan cara belajar yang berbeda-beda. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika menghadapi anak-anak yang tantrum atau sulit berkonsentrasi. Namun, hal tersebut justru memotivasinya untuk mencari pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif. Ia ingin memastikan bahwa setiap anak merasa nyaman, termotivasi, dan dapat belajar dengan cara yang menyenangkan.
Materi yang menjadi fokus Putri adalah bagaimana menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Ia menekankan pentingnya penggabungan elemen bermain ke dalam kegiatan belajar sehingga anak tidak merasa terpaksa, melainkan antusias untuk berpartisipasi. Pendekatan ini juga menumbuhkan kreativitas, kemampuan sosial, dan keterampilan kognitif anak secara bersamaan.
Meskipun strategi ini belum diterapkan sepenuhnya, Putri sudah mulai merencanakan berbagai aktivitas dan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa. Ia memahami bahwa kesuksesan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh materi yang disampaikan, tetapi juga oleh cara guru mengenali dan menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan anak. Dengan pendekatan yang personal dan fleksibel, anak-anak akan lebih mudah menyerap pembelajaran dan menunjukkan perkembangan yang positif.
Dampak yang diharapkan dari penerapan metode ini adalah terciptanya suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, dan mendukung pertumbuhan setiap anak. Putri yakin, dengan memahami karakter masing-masing anak, guru dapat membantu mereka mengembangkan potensi secara optimal. Ia juga berharap metode ini dapat meminimalkan perilaku tantrum dan meningkatkan fokus serta keaktifan anak dalam kegiatan belajar.
Pengalaman persiapan ini memberi Putri wawasan baru bahwa pembelajaran yang efektif harus mengutamakan pemahaman karakter siswa, kreativitas guru, dan keseimbangan antara belajar dan bermain. Dengan semangat dan komitmen, ia bertekad untuk menjadikan kelas sebagai tempat di mana anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga menikmati prosesnya, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan berkesan bagi setiap siswa.