“Transformasi Pembelajaran: Testimoni Yusnaini, S.Pd dari Diklat Nasional 40JP tentang Deep Learning”

Yusnaini, S.Pd, seorang guru di SDN 13 Kuranji, baru saja menyelesaikan Diklat Nasional 40JP dengan tema “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Sebagai seorang pendidik yang telah mengabdi selama bertahun-tahun, Yusnaini merasa bahwa program ini memberikan perspektif baru dalam cara mendidik yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Sejak mengikuti diklat tersebut, Yusnaini merasakan perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajarannya. Salah satu hal yang paling mengesankan baginya adalah bagaimana konsep deep learning dapat diterapkan dalam merancang kegiatan belajar mengajar. “Sebelumnya, saya sering kali terjebak dalam metode konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Namun, setelah mengikuti diklat ini, saya belajar bagaimana merancang pembelajaran yang lebih menarik dan membuat siswa lebih terlibat,” ujar Yusnaini dengan penuh semangat.

Dalam diklat tersebut, Yusnaini mempelajari berbagai strategi yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Ia sangat terinspirasi oleh bagaimana penggunaan teknologi dapat memperkaya pengalaman belajar. “Saya sekarang lebih percaya diri menggunakan berbagai alat digital dalam pembelajaran, seperti video interaktif dan aplikasi pembelajaran berbasis game. Ini membuat siswa lebih antusias dan tidak merasa bosan saat belajar,” tambahnya.

Peningkatan yang dirasakan Yusnaini tidak hanya dari segi metode mengajar, tetapi juga dari segi interaksi dengan siswa. Dia menemukan bahwa dengan mengadopsi pendekatan deep learning, ia dapat lebih memahami kebutuhan dan karakteristik siswa. “Saya bisa melihat bagaimana siswa lebih aktif bertanya dan berkolaborasi dalam kelompok. Ini adalah sesuatu yang sangat positif, karena mereka tidak hanya belajar dari saya, tetapi juga dari teman-temannya,” jelasnya.

Yusnaini juga berbagi bahwa hasil dari perubahan ini terlihat jelas dalam prestasi akademis siswa-siswanya. “Nilai mereka meningkat, dan yang lebih penting, mereka merasa lebih percaya diri dalam belajar. Ini adalah tujuan utama kami sebagai pendidik,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Yusnaini menganggap Diklat Nasional 40JP sebagai pengalaman yang sangat berharga. Ia merasa terinspirasi dan termotivasi untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. “Saya berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang saya dapatkan demi peningkatan pendidikan di sekolah kami,” tutupnya dengan penuh harapan. Dengan semangat baru ini, Yusnaini yakin bahwa pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan bukanlah mimpi, melainkan sesuatu yang bisa diraih melalui usaha dan inovasi.

Previous Article

Menemukan Wawasan Baru melalui Deep Learning

Next Article

Strategi Baru Guru untuk Pembelajaran Aktif

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨