Menghidupkan Kelas dengan Pembelajaran Menyenangkan

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, Diklat Nasional 40JP menghadirkan sesi pelatihan bertajuk “Strategi Efektif Merancang Pembelajaran yang Menyenangkan Berbasis Deep Learning”. Salah satu peserta, Wahyu Widya Sari, S.Pd., guru di SDN 61 Pekanbaru, membagikan pengalaman dan kesannya selama mengikuti diklat ini.

Menurut Wahyu, materi diklat ini sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa. “Pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada keterlibatan siswa secara menyeluruh,” ujarnya.

Wahyu menambahkan bahwa selama proses adaptasi, ia mulai menerapkan beberapa metode pembelajaran berbasis deep learning dalam kelasnya. Meskipun masih dalam tahap penyesuaian, ia merasakan dampak positif pada interaksi antara guru dan siswa. “Awalnya memang butuh adaptasi, tetapi hasilnya cukup memuaskan. Semua kegiatan terasa lebih hidup, dan siswa lebih fokus mengikuti pelajaran,” jelas Wahyu.

Salah satu hal yang membuat Wahyu terkesan adalah kemampuan metode ini untuk meningkatkan antusiasme siswa. Dengan pendekatan yang lebih kreatif dan menyenangkan, siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam setiap aktivitas pembelajaran. Hal ini, menurutnya, sangat membantu guru dalam menumbuhkan minat belajar dan meningkatkan kualitas pemahaman siswa.

Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya pendekatan yang menyeimbangkan antara konten akademik dan keterlibatan siswa. “Pendekatan deep learning ini membuat proses belajar mengajar lebih manusiawi. Siswa merasa dihargai, guru pun lebih mudah menjelaskan materi karena mereka ikut aktif dalam setiap kegiatan,” tambahnya.

Dari pengalaman tersebut, Wahyu optimis bahwa strategi pembelajaran yang menyenangkan ini dapat diterapkan secara lebih luas di sekolah-sekolah lain. Tidak hanya meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri siswa. Ia berharap pelatihan seperti ini rutin diadakan agar lebih banyak guru bisa mendapatkan manfaat serupa.

Dengan adanya diklat ini, terbukti bahwa pembelajaran tidak harus monoton dan membosankan. Kreativitas guru, didukung dengan strategi yang tepat, dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus efektif, membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga termotivasi untuk terus belajar.

Previous Article

Menumbuhkan Minat Belajar Melalui Pendekatan Mendalam

Next Article

Mendorong Keterlibatan Siswa Lewat Strategi Aktif

Write a Comment

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update Artikel Kami

Pure inspiration, zero spam ✨